xiaob

berita

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Baja Kecepatan Tinggi

Apa itu mata bor putar HSS?

Mata bor ulir HSS adalah jenis alat pengeboran yang terbuat dari baja kecepatan tinggi yang digunakan untuk pemrosesan logam. HSS adalah baja paduan khusus dengan ketahanan abrasi, stabilitas termal, dan sifat pemotongan yang sangat baik, sehingga ideal untuk tugas pengerjaan logam seperti pengeboran. Mata bor ulir (juga dikenal sebagai mata bor ulir atau mata bor alur spiral) adalah mata bor dengan alur heliks yang memungkinkan serpihan hasil pemotongan keluar dari lubang bor dengan cepat, mengurangi gesekan dan panas selama pengeboran dan meningkatkan efisiensi pengeboran. Desain mata bor ulir HSS membuatnya cocok untuk berbagai macam material logam yang berbeda, termasuk baja, aluminium, tembaga dan paduan, dll., serta untuk pengerjaan kayu.

Karakteristik Mata Bor Ulir Baja Kecepatan Tinggi

1. Ketahanan Abrasi Tinggi: Material baja kecepatan tinggi menunjukkan ketahanan abrasi yang sangat baik, memungkinkan mata pisau tetap tajam untuk jangka waktu yang lama.

2. Stabilitas Panas Tinggi: Baja kecepatan tinggi dapat beroperasi di lingkungan bersuhu tinggi tanpa kehilangan kekerasan atau deformasi yang signifikan.

3. Performa Pemotongan yang Unggul: Desain alur spiral pada mata bor putar berkontribusi pada pemotongan logam yang efektif sekaligus mengurangi penumpukan serpihan.

4. Kualitas Pemesinan yang Andal: Mata bor putar baja kecepatan tinggi biasanya menghasilkan lubang bor berkualitas tinggi dengan dimensi yang presisi dan permukaan yang halus.

berita-1

Jenis-Jenis HSS yang Kami Gunakan untuk Bor Putar Kami

Jenis-jenis HSS utama yang kami gunakan adalah: M42, M35, M2, 4341, 4241.
Terdapat beberapa perbedaan di antara mereka, terutama terkait dengan komposisi kimia, kekerasan, stabilitas termal, dan bidang aplikasinya. Berikut adalah perbedaan utama antara berbagai jenis HSS ini:

1. M42 HSS:
M42 mengandung 7%-8% kobalt (Co), 8% molibdenum (Mo) dan paduan lainnya. Hal ini memberikan ketahanan abrasi dan stabilitas termal yang lebih baik. M42 biasanya memiliki kekerasan yang lebih tinggi, dan kekerasan Rockwell-nya adalah 67,5-70 (HRC) yang dapat dicapai melalui teknik perlakuan panas.

2. M35 HSS:
M35 mengandung 4,5%-5% kobalt dan juga memiliki ketahanan abrasi dan stabilitas termal yang sangat baik. M35 sedikit lebih keras daripada HSS biasa dan biasanya mempertahankan kekerasan antara 64,5 dan 67,59 (HRC). M35 cocok untuk memotong material lengket seperti baja tahan karat.

3. M2 HSS:
M2 mengandung kadar tungsten (W) dan molibdenum (Mo) yang tinggi dan memiliki sifat pemotongan yang baik. Kekerasan M2 biasanya berkisar antara 63,5-67 (HRC), dan cocok untuk pengerjaan logam yang membutuhkan persyaratan lebih tinggi.

4. 4341 HSS:
4341 HSS adalah baja kecepatan tinggi dengan kandungan paduan yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan m2. Kekerasannya umumnya dipertahankan di atas 63 HRC dan cocok untuk tugas pengerjaan logam umum.

5. 4241 HSS:
4241 HSS juga merupakan HSS paduan rendah yang mengandung lebih sedikit unsur paduan. Kekerasannya umumnya dijaga sekitar 59-63 HRC dan biasanya digunakan untuk pengerjaan logam umum dan pengeboran.

Memilih jenis HSS yang tepat bergantung pada kebutuhan aplikasi spesifik Anda dan jenis material yang akan diproses. Kekerasan, ketahanan abrasi, dan stabilitas termal adalah faktor kunci dalam pemilihan tersebut.


Waktu posting: 18 September 2023